Kata - Kata Super Romantis

Kata - Kata Super Romantis

Saat perasaan indah itu muncul, berjuta gejolak di dada mulai berdebum, hari-hari yang menyapa begitu manis, entah bagaimana mulanya, sebuah sentuhan halus datang bagai rangkaian bunga yang bermekaran, banyak kata yang ingin terurai, namun hanya meruang di dalam fikiran. Begitulah, semua berawal dari rasa, rasa cinta yang melahirkan aksara, bahkan tak mampu untuk mengurainya. Disini penulis hanya ingin berbagi, sesuai dengan kemampuan untuk mengekpresikannya. 

Kata - Kata Super Romantis

           Sebuah persembahan kata-kata romantis untuknya.

Hal seperti inilah yang membuatku sesak. Saat aku menyerah dalam rengkuhanmu, kau membuatku menunggu, detik-detik yang terasa panjang untukku.
Kadang aku meyakinkan diri, bahwa ini akan menjadi terakhir kalinya aku merengek agar kau segera hadir. Seharusnya aku bisa menahan, seberapa lamanya, tapi detik demi detik terasa lambat dan membuatku semakin tersengal diterpa kesunyian.
Kepercayaan ini mungkin begitu penuh padamu. Sehingga aku tidak menyisakan ruang yang mesti disembunyikan. Ada secercah harapan yang berpendar saat kau akan berjuang untuk melawan terpaan yang mungkin menghujam. Aku tahu, hatiku mulai berbunga kembali setelah sepersekian layu, batinku kembali penuh setelah sebelumnya menyerah pasrah.
Semoga perasaanku ringan, menghilanglah bersama aliran air mata. Aku lega,,tapi akankah dirumah tangga aku masih mudah menangis seperti ini? Aku ingin menjadi ibu yang tangguh untuk anak-anakku nanti, aku tak ingin terlihat rapuh dihadapan mereka. Semoga menjadi pelajaran dan bisa lebih baik lagi.
Aku terusik untuk mengatakan hal ini pada semesta. Tentang ia, bayangan takdirku,, kita akan sempurna, nanti saat rentang ruang dan waktu berkata cukup untuk mengusik kita. Saat perjuangan menggapai asa mengisi rangkaian cerita untuk dongeng buah hati kita.
Bismillah,, Insayaallah ku wakafkan hati ini untuk berjihad di jalan Allah. Bila nanti kau telah menjadi imamku. Semoga Allah menuntunku untuk menjadi istri yang sholihah untukmu. Semoga tindak tanduk kita bernilai ibadah. Semoga Allah menerangi rumah tangga kita dengan cahaya iman, agar Sakinah , Mawaddah wa Rahmah.
Jika saat itu kau mengeluh karena pekerjaan, hingga lupa bagaimana cara tersenyum tulus, aku pun tak memungkirinya,, saat hati berada dalam titik jenuh, mungkin yang terlihat hanya duka dan nestapa. Mungkin kau mengeluh juga karena memikirkanku, untuk hidup layak bersamaku. Namun tengoklah sejenak, aku disampingmu,, menerimamu apa adanya, aku hadir ingin menghiasi hari-harimu. Untuk mengusap air mata karena beratnya beban yang kau rasa, aku ingin kau tetap tersenyum, senyum tulus layaknya orang yang baru dilanda asmara. Karena ku yakin kaulah calon pemimpinku. Pernahkah kau berfikir? Bagaimana jika aku berhenti menantimu dan memilih orang lain yang menurutku lebih menjamin? Bagaimana perasaamu? Tidakkah itu lebih berat?
Tapi aku tidak demikian bukan,,?  Aku ingin kau tetap tegar dan tersenyum, walau tanpa suara dan sentuhan. Aku ingin kau menengok padaku sebagai anugrah Allah yang dihadirkan untuk menghiburmu, setidaknya agar mengurangi nestapa yang tengah melandamu, disertai rasa syukur yang senantiasa akan kita lantunkan.
Aku bukanlah orang yang pandai mengumbar, saat diri ini terluka karena alasan yang belum ku mengerti sepenuhnya, ku yakin pada akhirnya aku akan mengangguk dan takluk seperti hari-hari sebelumnya, karena ku tahu kau pasti memilihkan yang terbaik untukku.
Ya Allah,, lapangkanlah hatiQ,, bukankah telah ku wakafkan hati ini untuk berada dijalanMu? Akan tiba masa aku berbakti padanya, bimbinglah hatiku untuk sepenuhnya melayani ia dengan baik, agar suatu nanti aku mendapat kebahagiaan yang hakiki dan tempat yang indah disisiMu.
Sederhana, hanya itu hakikatnya, aku akan menjadi istrimu. Aku berdo’a  agar nanti bisa mengabdi disisimu dengan sebenar-benarnya. Separuh agama yang sempurna, aku merindunya..

0 komentar


View MoreHOTTEST ARTICLES