Serpihan Hujan

Serpihan Hujan

Serpihan Hujan

Bisikan ringan berhembus di telinga,
Menepuk pundak kegamanganku akan semesta
Baru saja angin bersua
Menentramkan hati dengan rinai sayup malam kerinduan
Simpan kenangan, simpan dalam-dalam tak terjamah air hujan
Perlu ku rapatkan pintu, menutup segala lara dari bising percikan
Menamatkan harapan yang sempat tuntas terhujam
Sampai kapan tak ku jangkau suratan
Menyuguhkan ukiran berkelok tak tahu tujuan
Dunia menyunggingkan senyum keramahan
Aku menyentuhnya pelan, berdamai dengan purnama
Tak mampu bergeming karena sinarnya masih setia
Sebelum alam menebar kembali rinainya di ruang senja
Ingin ku telungkup dalam dasar hampa, tanpa apa-apa
Tapi rasa sudah tak berdaya
Lepas, tanpa sapa
Tetap dengan keadaan semula
Kembali menatap senja yang dingin
Senja yang terpaku dengan sejuta kenangan
Ah, dia telah berlalu,
Tak mampu lagi berpadu
Ingin ku basahi tubuh dalam luapan rinai
Agar lenyap hampa
Agar hilang lara
Agar sirna rasa
Ah, Cinta.

6 komentar

2/27/2017

Wiiiih penulis sastra...Kereeen (y)

Reply
avatar
Anonim
3/06/2017

kerennn... kata rima sarat akan makna, selayak rinai hujan di senja sore......=D

Reply
avatar
3/07/2017

hehehe. Makasih Semngatnya gan :ng

Reply
avatar
3/07/2017

Aamiin. Makasih gan ^_^

Reply
avatar
3/07/2017

Makasih Gan ^_^

Reply
avatar


View MoreHOTTEST ARTICLES