Terimakasihku Untukmu Laki-laki Pelipur Laraku

Terimakasihku Untukmu Laki-laki Pelipur Laraku


Terimakasihku Untukmu Laki-laki Pelipur Laraku
Tanpa suara dan tanpa nada, ingin ku sampaikan rasa terimakasih ini melalui aksara, bila saja ada melodi yang bersedia, maka aku akan mencoba tenggelam dalam alunannya yang bisa membahasakan betapa bersyukurnya diriku atas hadirnya dirimu.

Kita sama-sama tahu keadaan masing-masing, berawal dari lara yang sama kita rasa, lara atas hilangnya seseorang yang baru kemarin masih ramai mewarnai hari, seperti sebuah paku yang sudah menancap dan dicabut seketika, rasanya sakit luar biasa, kau memerlukan pelipur lara, begitu pula diriku, dan kita telah memutuskan untuk bersama menapak hari, mencoba bangkit dan saling mensupport.

Masih ku ingat jelas, saat diriku berada dalam keterpurukan, meratapi kasih yang tiba-tiba pergi tanpa alasan, sesak di dada begitu kerap melanda saat mengenang ia yang sempat hadir mengusik hidupku. Kala itu seakan-akan aku tak mampu bangkit lagi, berkali mencoba bangkit berkali itu pula aku jatuh dan terus saja mengharapkannya kembali. 

Tak disangka, akhirnya aku dipertemukan denganmu, bersamamu rasa sakit karenanya perlahan terobati, mula-mula aku hampir lupa rasa hampa itu, suaramu begitu ramai memenuhi ruang hatiku, dan sepertinya hidupku telah berwarna lagi, warna yang kau ciptakan dengan ciri khasmu sendiri, aku terharu saat kau tertatih mencoba untuk bangkit melaksanakan kewajiban sebagai hambaNya karena doronganku, mendengar suaramu bertanya tentang bacaan saat duduk diantara dua sujud, itu membuatku bangga, aku benar-benar bersyukur padaNya, karena pertemuan kita, juga membuahkan nilai yang berharga.

Aku tak tahu takdir kita selanjutnya, namun ku harap kebersamaan ini semoga memberikan kebaikan untuk kita, ku akui aku benar-benar move on karenamu, tentu saja kau tak sama dengannya yang dulu, kau adalah kau, dia adalah dia, tanpa mencela sedikitpun darimu, aku menerimamu apa adanya dengan segala kelebihan dan kekuranganmu, begitu pula ku harap kau juga menerimaku dengan segala kelebihan dan  kekuranganku.

Sekali lagi, ku ucapkan terimakasih, Terimakasih telah menemaniku. Terimakasih mendalam dariku untukmu, laki-laki pelipur laraku.


0 komentar


View MoreHOTTEST ARTICLES