
Tanpa suara dan tanpa nada, ingin
ku sampaikan rasa terimakasih ini melalui aksara, bila saja ada melodi yang
bersedia, maka aku akan mencoba tenggelam dalam alunannya yang bisa
membahasakan betapa bersyukurnya diriku atas hadirnya dirimu.
Kita sama-sama tahu keadaan
masing-masing, berawal dari lara yang sama kita rasa, lara atas hilangnya
seseorang yang baru kemarin masih ramai mewarnai hari, seperti sebuah paku yang
sudah menancap dan dicabut seketika, rasanya sakit luar biasa, kau memerlukan
pelipur lara, begitu pula diriku, dan kita telah memutuskan untuk bersama menapak
hari, mencoba bangkit dan saling mensupport.
Masih ku ingat jelas, saat diriku
berada dalam keterpurukan, meratapi kasih yang tiba-tiba pergi tanpa alasan,
sesak di dada begitu kerap melanda saat mengenang ia yang sempat hadir mengusik
hidupku. Kala itu seakan-akan aku tak mampu bangkit lagi, berkali mencoba bangkit berkali itu
pula aku jatuh dan terus saja mengharapkannya kembali.
Tak disangka, akhirnya aku
dipertemukan denganmu, bersamamu rasa sakit karenanya perlahan terobati, mula-mula aku hampir
lupa rasa hampa itu, suaramu begitu ramai memenuhi ruang hatiku, dan sepertinya
hidupku telah berwarna lagi, warna yang kau ciptakan dengan ciri khasmu
sendiri, aku terharu saat kau tertatih mencoba untuk bangkit melaksanakan
kewajiban sebagai hambaNya karena doronganku, mendengar suaramu bertanya
tentang bacaan saat duduk diantara dua sujud, itu membuatku bangga, aku benar-benar
bersyukur padaNya, karena pertemuan kita, juga membuahkan nilai yang berharga.
Aku tak tahu takdir kita selanjutnya, namun ku harap kebersamaan ini semoga memberikan
kebaikan untuk kita, ku akui aku benar-benar move on karenamu, tentu saja kau
tak sama dengannya yang dulu, kau adalah kau, dia adalah dia, tanpa mencela
sedikitpun darimu, aku menerimamu apa adanya dengan segala kelebihan dan
kekuranganmu, begitu pula ku harap kau juga menerimaku dengan segala kelebihan
dan kekuranganku.
Sekali lagi, ku ucapkan terimakasih,
Terimakasih telah menemaniku. Terimakasih mendalam dariku untukmu, laki-laki
pelipur laraku.
0 komentar