Saat kau pikir tak bisa menerima masa lalunya. Disitulah keikhlasanmu diuji, keridhoanmu diuji, rasa bahagia yang bisa kau nodai diuji.
Allah mulai menuntunmu untuk berfikir. Mengapa semua ini terjadi padamu? mengapa harus bersamanya? mengapa ia memiliki masa lalu yang lama bersama orang yang salah? mengapa ia harus menghabiskan beberapa tahun dengan orang yang salah? meninggalkan kenangan yang takkan bisa dihapus kembali? mengapa? bukankah itu akan menjadi benalu selamanya. bukankah itu luka yang takkan pernah bisa dihapus jika harus mengetahuinya. mengapa. mengapa?
Dan kini kau mulai, bertanya, apa rahasia Allah dibalik semua ini? mempertemukannya denganmu, membangun cinta yang baru denganmu, dibalik kekhawatiran masalalu yang kau buat-buat sendiri.
berkali kau yakinkan diri. bertanya berulang agar puas rasa hati. bahwa masa lalunya saat bersama orang yang salah tiada arti, cintanya padamu jauh lebih besar dari masalalunya. Kau lega sesaat.
Namun syetan tak jua berhenti. Sesekali menggodamu lagi untuk bertanya kembali. tentang rasa. tentang kemenangan diri. Tentang rasa ego memiliki, tentang abu-abu antara ketidakterimaan dan ikhlas.
meski terasa sulit sekali. Padahal sudah sangat jelas cintanya sangat penuh untukmu, tiada yang lain, karena baginya masalalu tinggal cerita.
Hingga pada akhirnya, air mata tak berguna yang sempat ruah karena masih tidak menerima masalalunya, menjadi terlihat lucu karena kau mulai berfikir jernih, berfikir dengan logika.
Kedewasaan dan keikhlasan yang sempat kau tunda-tunda akan membuatmu menerima. Mengantarkanmu pada Khusnudzon atas sang Pencipta.
Ada alasan dibalik semua, mengapa Allah menyatukanmu dengannya, bukankah memang tugas kita untuk menerima takdirnya?
Karena kau berhak bahagia diatas lembaran baru, tanpa diganggu oleh noda masalalu, sebab Allah memang telah menyiapkan cerita dan kisah baru, tinggal bagaimana kau akan mengisinya dengan hasanah yang lebih atau hanya merajuk karena belum saja menerima.
#katabijak #katakatacinta #kataromantis #kata #katamutiara #inspirasi #pengingatdiri #pengingat #sastraindonesia #kataindah #katainspirasi #katainspirasihidup #katabaper #tausiyahcinta #tausiahcinta
Allah mulai menuntunmu untuk berfikir. Mengapa semua ini terjadi padamu? mengapa harus bersamanya? mengapa ia memiliki masa lalu yang lama bersama orang yang salah? mengapa ia harus menghabiskan beberapa tahun dengan orang yang salah? meninggalkan kenangan yang takkan bisa dihapus kembali? mengapa? bukankah itu akan menjadi benalu selamanya. bukankah itu luka yang takkan pernah bisa dihapus jika harus mengetahuinya. mengapa. mengapa?
Dan kini kau mulai, bertanya, apa rahasia Allah dibalik semua ini? mempertemukannya denganmu, membangun cinta yang baru denganmu, dibalik kekhawatiran masalalu yang kau buat-buat sendiri.
berkali kau yakinkan diri. bertanya berulang agar puas rasa hati. bahwa masa lalunya saat bersama orang yang salah tiada arti, cintanya padamu jauh lebih besar dari masalalunya. Kau lega sesaat.
Namun syetan tak jua berhenti. Sesekali menggodamu lagi untuk bertanya kembali. tentang rasa. tentang kemenangan diri. Tentang rasa ego memiliki, tentang abu-abu antara ketidakterimaan dan ikhlas.
meski terasa sulit sekali. Padahal sudah sangat jelas cintanya sangat penuh untukmu, tiada yang lain, karena baginya masalalu tinggal cerita.
Hingga pada akhirnya, air mata tak berguna yang sempat ruah karena masih tidak menerima masalalunya, menjadi terlihat lucu karena kau mulai berfikir jernih, berfikir dengan logika.
Kedewasaan dan keikhlasan yang sempat kau tunda-tunda akan membuatmu menerima. Mengantarkanmu pada Khusnudzon atas sang Pencipta.
Ada alasan dibalik semua, mengapa Allah menyatukanmu dengannya, bukankah memang tugas kita untuk menerima takdirnya?
Karena kau berhak bahagia diatas lembaran baru, tanpa diganggu oleh noda masalalu, sebab Allah memang telah menyiapkan cerita dan kisah baru, tinggal bagaimana kau akan mengisinya dengan hasanah yang lebih atau hanya merajuk karena belum saja menerima.
#katabijak #katakatacinta #kataromantis #kata #katamutiara #inspirasi #pengingatdiri #pengingat #sastraindonesia #kataindah #katainspirasi #katainspirasihidup #katabaper #tausiyahcinta #tausiahcinta

0 komentar